• Home
  • Contact Us
  • Sitemap
go
  • About Dexa Medica
  • Our Products
  • News & Media
  • Support & Services
  • Careers
icon News & Media icon01
News Updatebullet

• Pengobatan pada Pasien Penyakit Polikista Ginjal Autosomal Dominan
22-07-2010

Penyakit polikistik ginjal autosom dominan ialah penyakit kronik dengan karakteristik perkembangan kista secara progresif dan pembesaran kedua ginjal dengan banyak kista.

Pengobatan secara umum adalah suportif, di mana tidak ada terapi tunggal yang dapat mencegah penurunan fungsi ginjal.

Beberapa pengobatan yang dapat dimanfaatkan pada pasien penyakit polikistik ginjal autosom dominan:

1. Antibiotik. Antibiotik yang tersedia dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih harus diobati dengan segera, untuk mencegah infeksi menyebar ke dalam kista. Infeksi kista lebih sulit untuk diobati karena banyak antibodi tidak dapat menembus kista. Beberapa antibiotik dapat digunakan untuk mengobati infeksi pada pasien dengan penyakit polikistik ginjal autosom dominan termasuk ciprofloksasin atau trimetoprim-sulfametokzasol.

2. Pengobatan terhadap nyeri. Banyak pasien dengan penyakit polikistik ginjal autosom dominan mengalami nyeri. Pengobatan nyeri dengan menggunakan, seperti aspirin atau asetaminofen. Kadang-kadang diperlukan drainase kista dengan aspirasi perkutan, sclerotherapy dengan alkohol (etanol) atau yang lebih jarang dengan pembedahan drainase. Pasien dengan batu ginjal akan mengalami nyeri yang lebih berat dan dapat diobati dengan obat yang lebih kuat, seperti morfin.

3. Pembedahan. Pada beberapa pasien yang mengalami nyeri yang berat, pembedahan sebaiknya dilakukan untuk mengurangi ukuran kista yang berkembang pada ginjal. Pembedahan tidak terbukti dapat menyembuhkan pada keadaan di mana kista tumbuh kembali. Sebagai tambahan, pembedahan dapat digunakan untuk mengangkat aneurisma pada beberapa pasien.

4. Dialisis. Ketika mengalami gagal ginjal, pasien dapat menjalani dialisis untuk mengembalikan fungsi saringan dari ginjal. Pada hemodialisa, darah pasien mengalir ke dalam saringan eksternal dan diberihkan. Darah yang disaring kemudian dikembalikan ke dalam tubuh. Pada dialisis peritoneal, cairan yang mengandung gila dimasukkan ke dalam perut melalui pipa. Larutan ini menyerap sampah dari dalam tubuh dan kemudian dikeluarkan.

5. Transplantasi. Beberapa pasien yang mengalami gagal ginjal sebaiknya menjalani transplantasi ginjal. Ginjal yang ditransplantasi ke dalam pasien dengan penyakit polikistik ginjal autosom dominan tidak menyebabkan kista.

Bagaimanapun juga, transplantasi dihubungkan dengan beberapa komplikasi, termasuk infeksi dan kemungkinan rejeksi dari organ yang baru. Untuk mengurangi perubahan dari rejeksi, pasien memerlukan obat-obatan imunosupresan.

Dikutip dari artikel berjudul Penyakit Polikista Ginjal Autosomal Dominan, yang ditulis oleh Hendrata Erry Andisari, RS. Adi Husada Kapasari, Surabaya, seperti dimuat di majalah MEDICINUS edisi Juni-Agustus 2010, hal. 47. Artikel selengkapnya dapat dilihat di sini.

» lihat News Update lainnya

print article       refer to friends
  • About Dexa Medica
  • Our Products
  • News & Media
  • Support & Services
  • Careers
Copyright © 2009 Dexa Medica, All Rights Reserved.