top of page

Konsisten Mendukung Kemandirian Produk Kesehatan Dalam Negeri, Dexa Group Berkomitmen Mengembangkan Obat Bahan Alam

11 Nov 2024
3 menit membaca

Sebagai perusahaan farmasi nasional, Dexa Group memainkan peran penting dalam mendukung kemandirian dan ketahanan kesehatan Indonesia dengan menyediakan obat-obatan bagi 277,14 juta peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan). Dexa Group mengusung tema ini pada Pameran Inovasi dan Teknologi Transformasi Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta Convention Center pada Jumat, 8 November 2024.


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan pentingnya membangun kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit sebagai bagian krusial dari pembangunan sumber daya manusia. Menurut Pratikno, pemerintah berfokus pada penguatan ketahanan kesehatan Indonesia melalui obat-obatan dan alat kesehatan produksi dalam negeri.


“Inovasi harus terus berkembang, tidak hanya di kalangan peneliti ilmu kesehatan. Pemerintah juga mendorong Menteri Kesehatan untuk memfokuskan anggaran kesehatan pada belanja dalam negeri,” ujar Menko Pratikno saat membuka HAI Festival di JCC Senayan pada Jumat (8/11/2024).



Senada dengan hal tersebut, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa upaya untuk memajukan industri farmasi, alat kesehatan, dan layanan kesehatan akan memprioritaskan pengembangan dalam negeri. Hal ini sejalan dengan pilar ketiga transformasi kesehatan: membangun sistem ketahanan kesehatan.


“Pandemi telah memberi kita pelajaran tentang keterbatasan pasokan alat kesehatan dan obat-obatan. Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, Indonesia harus siap menghadapi kebutuhan mendesak, seperti obat-obatan, vaksin, ventilator, dan alat pelindung diri (APD). Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memperkuat industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri demi menciptakan sistem kesehatan yang tangguh dan aman untuk menghadapi pandemi di masa depan,” kata Menkes Budi.


Dukungan Dexa Group terhadap Kemandirian dan Ketahanan Kesehatan


Presiden Direktur PT Dexa Medica, V Hery Sutanto, menegaskan kembali komitmen Dexa Group untuk mendukung kemandirian kesehatan Indonesia, utamanya melalui produksi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang telah dikembangkan menjadi fitofarmaka dengan riset dan teknologi lokal.


“Dexa Group secara konsisten mendukung program kemandirian dan ketahanan kesehatan Indonesia melalui obat-obatan kimia berbasis bahan baku lokal dan OMAI berbahan dasar alam. Obat-obatan ini telah diteliti hingga menjadi fitofarmaka dan dipasarkan secara internasional dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi,” jelas Hery.


Hery menjelaskan lebih lanjut bahwa tanaman seperti meniran, bungur, dan kayu manis yang digunakan dalam pengembangan fitofarmaka Dexa diperoleh langsung dari para petani Indonesia.


“Pemerintah bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya dari Indonesia dari hulu ke hilir, menciptakan dampak berantai (ripple effect) yang besar mulai dari kesejahteraan petani, pemasok bahan baku, industri bahan baku, hingga industri obat jadi—semuanya didukung. Dengan cara ini, kita memperkuat ketahanan kesehatan bangsa serta mengurangi ketergantungan pada impor,” tambahnya.


Untuk memenuhi kebutuhan peserta BPJS, Dexa Group juga menyediakan Obat Generik Berlogo (OGB) dengan nilai TKDN yang tinggi.


“Produk OGB Dexa merupakan upaya Dexa Medica untuk menyediakan obat-obatan yang terjangkau, berkualitas tinggi, dan efektif yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Hery.


Sementara itu, Dekan Sekolah Farmasi ITB, Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., PhD, menyoroti potensi besar sumber daya alam Indonesia sebagai kunci kemandirian di sektor kesehatan. “Potensi Indonesia untuk mandiri di bidang kesehatan dan farmasi terletak pada sumber daya alamnya, karena kita adalah yang terdepan di dunia dalam hal ini,” ujar Prof. Ketut.


Prof. Ketut menambahkan bahwa obat berbasis bahan alam dapat mencegah penyakit dan mempromosikan kesehatan masyarakat, khususnya untuk penyakit kronis seperti stroke dan diabetes. “Obat bahan alam bekerja di tingkat hulu dengan berfokus pada aspek preventif dan promotif, meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat. Kami berharap masyarakat terbiasa menggunakan bahan-bahan alami sehari-hari sebagai langkah pencegahan agar tetap sehat,” paparnya.


Selanjutnya, Director Business Development and Scientific Affairs Dexa Group, Prof. Raymond R. Tjandrawinata, menekankan pentingnya nutrigenomik dan senyawa bioaktif dari tanaman herbal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Ia mencatat bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah dengan ribuan jenis tanaman, tetapi baru sebagian kecil yang telah dimanfaatkan.


“Uji klinis yang diakui secara global perlu lebih banyak dilakukan untuk mengintegrasikan produk herbal Indonesia ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga dapat dimanfaatkan secara lebih luas dalam layanan kesehatan Indonesia,” ungkap Prof. Raymond.


Pada pameran tersebut, Dexa Group menampilkan berbagai produk seperti OMAI ber-TKDN tinggi, OGB Dexa, Omeprazole dan Esomeprazole, alat kesehatan Stardec, serta berbagai platform digital yang mendukung ketahanan kesehatan masyarakat.

bottom of page