top of page

Esoferr

placeholder.png

Indonesia

Ferron Par Pharmaceuticals

Obat Generik Bermerek

Esoferr

placeholder.png

Indonesia

Ferron Par Pharmaceuticals

Obat Generik Bermerek

​

Indikasi

Esomeprazole injeksi diindikasikan untuk pengobatan antisekret lambung ketika pemberian oral tidak dimungkinkan seperti pada:

  • Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) pada pasien dengan esofagitis dan/atau gejala berat dari refluks.

  • Mengobati ulkus lambung yang disebabkan terapi obat-obat anti-inflamasi nonsteroid.

  • Pemeliharaan jangka pendek hemostasis dan pencegahan perdarahan kembali pada pasien yang menjalani endoskopi pada perdarahan akut ulkus lambung atau usus.

Komposisi

Esomeprazole 40 mg

Kemasan

1 vial berisi 40 mg

Bentuk Sediaan

Injeksi

Rasa

​

Klasifikasi ATC

A02A - Antacids

Laman

Perhatian

ALKOHOL

Konsultasikan ke Dokter Anda

Keamanan item ini untuk digunakan bersamaan dengan alkohol belum ditetapkan.

Alat Berat

Hati-Hati

Item ini mungkin tidak aman digunakan saat mengoperasikan alat berat. Gunakan dengan hati-hati dan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Masa kehamilan

Hati-Hati

Item ini mungkin tidak aman digunakan selama masa kehamilan. Gunakan dengan hati-hati dan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Menyusui

Tidak Direkomendasikan

Item ini tidak aman digunakan selama menyusui.

Pencegahan

​

Dosis

0 Sampai 18 Tahun

Esomeprazole intravena tidak boleh digunakan pada anak-anak dan remaja karena tidak ada data yang tersedia.


18 Tahun ke Atas

Pengobatan antisekret lambung ketika pemberian oral tidak dimungkinkan:

Pasien yang tidak bisa menggunakan obat secara oral dapat diobati secara parenteral dengan dosis 20–40 mg sekali sehari. Pasien dengan refluks esofagitis diberikan dosis 40 mg satu kali sehari, pasien yang mengalami gejala refluks diobati dengan dosis 20 mg satu kali sehari. Pengobatan ulkus lambung yang disebabkan terapi obat-obat anti-inflamasi nonsteroid biasanya menggunakan dosis 20 mg satu kali sehari. Biasanya jangka waktu pengobatan intravena adalah pengobatan jangka pendek dan pemindahan pada pengobatan oral harus dilakukan secepat mungkin.


Pemeliharaan jangka pendek hemostasis dan pencegahan perdarahan kembali pada pasien yang menjalani endoskopi pada perdarahan akut ulkus lambung atau usus:

Dosis 80 mg sebaiknya diberikan secara infus bolus selama 30 menit, dilanjutkan dengan infus intravena 8 mg/jam diberikan selama 3 hari (72 jam). Periode terapi parenteral harus diikuti dengan terapi penekanan asam lambung dengan tablet esomeprazole 40 mg sekali sehari selama 4 minggu.


Gangguan Fungsi Hati

Pengobatan pada pasien perdarahan ulkus dengan gangguan fungsi hati berat, diberikan dosis awal 80 mg esomeprazole secara infus bolus dilanjutkan dengan dosis 4 mg/jam secara infus intravena selama 71,5 jam diharapkan cukup.

Data Produk

* Untuk informasi produk lebih lengkap, lihat leaflet dalam kemasan.

Memuat produk...

bottom of page