Zitadim

Kamboja
Dexa Medica
Obat Generik Bermerek
Zitadim

Kamboja
Dexa Medica
Obat Generik Bermerek
Indikasi
Ceftazidime digunakan untuk pengobatan infeksi serius yang disebabkan oleh organisme yang rentan, sebagai berikut:
Secara umum
Septikemia, bakteremia, peritonitis, meningitis, infeksi pada pasien imunosupresi dengan keganasan hematologis atau tumor padat, dan pada pasien di unit perawatan intensif dengan masalah khusus, misalnya luka bakar yang terinfeksi.
Infeksi Saluran Pernapasan Bawah
Misalnya: pneumonia, bronkopneumonia, radang selaput dada yang terinfeksi, empiema, abses paru, bronkiektasis yang terinfeksi, dan infeksi paru pada penderita cystic fibrosis.
Penyakit Saluran Kemih
Misalnya: pielonefritis akut dan kronis, pielitis, prostatitis, abses ginjal.
Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak
Misalnya: erisipelas, abses, selulitis, luka bakar dan luka yang terinfeksi, mastitis, borok kulit.
Infeksi Empedu dan Perut
Misalnya: kolangitis, kolesistitis, empiema kandung empedu, abses intra-abdomen, peritonitis, divertikulitis, penyakit radang panggul.
Infeksi Tulang dan Sendi
Misalnya: osteitis, osteomielitis, artritis septik (septic arthritis), bursitis yang terinfeksi.
Dialisis
Infeksi yang berhubungan dengan hemodialisis, dialisis peritoneal, dan continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD). Sebelum memulai terapi ceftazidime, spesimen yang sesuai harus diperoleh untuk identifikasi organisme penyebab dan uji kepekaan in vitro. Terapi ceftazidime dapat dimulai sambil menunggu hasil tes kepekaan, tetapi harus dihentikan jika organisme ditemukan resisten terhadap obat tersebut. Ketika organisme penyebab tidak diketahui, ceftazidime dan terapi bersamaan dengan agen anti-infeksi lainnya dapat diindikasikan sambil menunggu hasil uji kerentanan in vitro. Pada infeksi berat atau mengancam jiwa atau pada pasien imunokompromis (immunocompromised), ceftazidime dapat digunakan bersamaan dengan anti-infeksi lain seperti aminoglikosida, vankomisin, atau klindamisin. Obat-obatan umumnya harus diberikan secara terpisah.
Komposisi
Ceftazidime 1 g
Kemasan
1 vial berisi 1 g
Bentuk Sediaan

Injeksi
Rasa
Klasifikasi ATC
J01D - Other beta-lactam antibacterials
Laman
Perhatian
ALKOHOL
Konsultasikan ke Dokter Anda
Keamanan item ini untuk digunakan bersamaan dengan alkohol belum ditetapkan.
Alat Berat
Konsultasikan ke Dokter Anda
Keamanan item ini untuk digunakan saat mengoperasikan alat berat belum ditetapkan.
Masa kehamilan
Konsultasikan ke Dokter Anda
Keamanan item ini untuk digunakan selama masa kehamilan belum ditetapkan.
Menyusui
Hati-Hati
Item ini mungkin tidak aman digunakan selama menyusui. Gunakan dengan hati-hati dan setelah berkonsultasi dengan dokter.
Pencegahan
Dosis
0 Sampai 2 Bulan
Dosis 25–60 mg/kgBB/hari yang diberikan sebagai dua dosis terbagi, telah terbukti efektif.
2 Bulan Sampai 18 Tahun
Rentang dosis lazim untuk anak-anak yang berusia lebih dari 2 bulan adalah 30–100 mg/kgBB/hari, diberikan sebagai dua atau tiga dosis terbagi. Dosis hingga 150 mg/kgBB/hari (maksimum 6 g sehari) dalam 3 dosis terbagi dapat diberikan pada anak-anak yang imunokompromis (immunocompromised), menderita fibrosis kistik (cystic fibrosis), atau meningitis.
18 Tahun ke Atas
1–6 g per hari, dapat diberikan masing-masing dosis 500 mg, 1 g, atau 2 g setiap 12 atau 8 jam melalui injeksi IV atau IM.
Pada infeksi saluran kemih dan infeksi yang kurang serius, dosis 500 mg atau 1 g setiap 12 jam biasanya sudah adekuat.
Pada sebagian besar infeksi, diberikan dosis 1 g setiap 8 jam atau 2 g setiap 12 jam.
Pada infeksi yang sangat berat terutama pasien imunokompromis (immunocompromised), termasuk pasien dengan neutropenia, dapat diberikan dosis 2 g setiap 8 jam atau 12 jam.
Pada pasien fibrosis kistik (cystic fibrosis) dewasa dengan fungsi ginjal normal yang mengalami infeksi paru-paru pseudomonal sebaiknya digunakan dosis tinggi 100–150 mg/kgBB/hari sebagai tiga dosis terbagi.
Pada orang dewasa dengan fungsi ginjal normal, penggunaan dosis 9 g/hari masih aman.
Cara Pemberian
Ceftazidime digunakan secara parenteral, dosis disesuaikan dengan tingkat keparahan, sensitivitas, tipe infeksi, usia, berat badan, dan fungsi ginjal pasien. Ceftazidime dapat diberikan secara intravena atau intramuskular ke dalam massa otot yang besar misalnya pada kuadran luar atas dari gluteus maximus atau bagian lateral paha.
Pasien dengan Gangguan Fungsi Ginjal
Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dianjurkan untuk disesuaikan atau diturunkan.
CrCl > 50 mL/menit:
Dosis lazim setiap 8–12 jam.
CrCl 31–50 mL/menit:
1 g setiap 12 jam
CrCl 16–30 mL/menit:
1 g setiap 24 jam
CrCl 6–15 mL/menit:
0,5 g setiap 24 jam
CrCl < 5 mL/menit:
0,5 g setiap 48 jam
Hemodialisis:
1 g setelah hemodialisis
Dialisis peritoneal:
0,5 g setiap 24 jam
Data Produk
* Untuk informasi produk lebih lengkap, lihat leaflet dalam kemasan.
Memuat produk...






