Bubuk Untuk Injeksi Tripenem

Dexa Medica

Komposisi

Meropenem1000 mg

Tiap Kemasan Berisi

1 vial sebanyak 1 g

Bentuk Sediaan

bubuk untuk injeksi

Bentuk sediaanBubuk untuk injeksi

Rasa

Tidak ada

Klasifikasi W.H.O.

J01D

Tersedia Di

Indonesia
Myanmar
Kamboja

Peringatan

Alkohol

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use with alcohol has not been established. Please consult your doctor.

Mesin

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use while operating heavy machinery has not been established. Please consult your doctor.

Kehamilan

PERINGATANThis item may not be safe for use during pregnancy. Use with caution and after consultation with your doctor.

Laktasi

PERINGATANThis item may not be safe for use during lactation. Use with caution and after consultation with your doctor.

Indikasi

Meropenem trihydrate diindikasikan sebagai terapi tunggal, pada orang dewasa dan anak-anak, untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh strain yang peka, baik tunggal ataupun multipel, dan mikroorganisme yang sensitif terhadap meropenem:
Pneumonia dan Pneumonia Nosokomial
Infeksi saluran kemih
Infeksi intra-abdominal
Infeksi ginekologik
misalnya endometritis
Infeksi kulit dan struktur kulit
Meningitis
Septikemia
Terapi empiris
untuk dugaan infeksi pada pasien dewasa dengan neutropenia febril. Meropenem digunakan sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan antivirus atau antijamur
Meropenem trihydrate terbukti efektif pada terapi tunggal atau kombinasi dengan antimikroba lain dalam pengobatan infeksi polimikroba.

Belum ada pengalaman pada pasien anak dengan neutropenia atau imunodefisiensi primer atau sekunder.

Dosis

18 SAMPAI 65 TAHUN
Dosis dan lama terapi harus ditetapkan berdasarkan jenis dan keparahan infeksi serta kondisi pasien. Dosis harian yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

-- Terapi pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi ginekologik seperti endometritis, infeksi pada kulit dan struktur kulit:
500 mg IV setiap 8 jam.

-- Terapi pneumonia nosokomial, peritonitis, dugaan infeksi pada pasien neutropenia, septikemia:
1 g IV setiap 8 jam.

-- Pada meningitis, dosis yang direkomendasikan adalah 2 g setiap 8 jam.

Seperti antibiotik lainnya, disarankan untuk memberikan perhatian khusus pada penggunaan meropenem sebagai monoterapi untuk pasien penyakit kritis dengan infeksi saluran napas bagian bawah yang disebabkan atau diduga disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa. Disarankan melakukan uji sensitivitas secara teratur, bila menangani infeksi Pseudomonas aeruginosa.

12 SAMPAI 18 TAHUN
Dosis dan lama terapi harus ditetapkan berdasarkan jenis dan keparahan infeksi serta kondisi pasien. Dosis harian yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

-- Terapi pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi ginekologik seperti endometritis, infeksi pada kulit dan struktur kulit:
500 mg IV setiap 8 jam.

-- Terapi pneumonia nosokomial, peritonitis, dugaan infeksi pada pasien neutropenia, septikemia:
1 g IV setiap 8 jam.

-- Pada meningitis, dosis yang direkomendasikan adalah 2 g setiap 8 jam.

Seperti antibiotik lainnya, disarankan untuk memberikan perhatian khusus pada penggunaan meropenem sebagai monoterapi untuk pasien penyakit kritis dengan infeksi saluran napas bagian bawah yang disebabkan atau diduga disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa. Disarankan melakukan uji sensitivitas secara teratur, bila menangani infeksi Pseudomonas aeruginosa.

3 BULAN SAMPAI 12 TAHUN
Dosis yang disarankan adalah 10-20 mg/kg setiap 8 jam, tergantung pada jenis dan keparahan infeksi, kepekaan patogen dan kondisi pasien.
Pada anak dengan berat badan di atas 50 kg, digunakan dosis dewasa.

Dosis yang disarankan untuk meningitis adalah 40 mg/kg setiap 8 jam. Belum ada penelitian pada anak dengan gangguan fungsi ginjal.

65 TAHUN KE ATAS
Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada pasien lanjut usia dengan fungsi ginjal normal atau nilai bersihan kreatininnya di atas 50 ml/menit.

CARA PEMBERIAN
Meropenem trihydrate IV dapat diberikan secara injeksi IV bolus selama lebih kurang 5 menit atau dengan infus intravena selama 15-30 menit.

PASIEN DENGAN INSUFISIENSI HATI
Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dengan insufisiensi hati.

PASIEN DENGAN GANGGUAN FUNGSI GINJAL
Dosis harus dikurangi pada pasien dengan nilai bersihan kreatinin kurang dari 51 ml/menit, sebagai berikut:

CrCl 26-50 ml/menit: 500 mg atau 1 g atau 2 g setiap 12 jam.
CrCl 10-25 ml/menit: 250 mg atau 500 mg atau 1 g setiap 12 jam.
CrCl <10 ml/menit: 250 mg atau 500 mg atau 1 g setiap 24 jam.