Injeksi Levica

Dexa Medica

Komposisi

Levobupivacaine50 mg

Tiap Kemasan Berisi

5 ampul sebanyak 10 ml

Bentuk Sediaan

injeksi

Bentuk sediaanInjeksi

Rasa

Tidak ada

Klasifikasi W.H.O.

N01B

Tersedia Di

Indonesia

Peringatan

Alkohol

TIDAK DIREKOMENDASIKANThis item should not be used with alcohol.

Mesin

TIDAK DIREKOMENDASIKANThis item should not be used while operating heavy machinery.

Kehamilan

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use during pregnancy has not been established. Please consult your doctor.

Laktasi

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use during lactation has not been established. Please consult your doctor.

Indikasi

Larutan injeksi levobupivacaine hydrochloride monohydrate diindikasikan pada pasien dewasa untuk:
Dewasa: Anestesi pembedahan
– Mayor: epidural, intratekal, dan blokade saraf perifer. Untuk prosedur obstetri, seperti bedah Caesar, kadar yang lebih tinggi dari 0,5% tidak direkomendasikan, lihat kontraindikasi, peringatan dan perhatian, kehamilan, dan menyusui.
– Minor: infiltrasi lokal, blokade peribulbar pada pembedahan mata.
Dewasa: Pengobatan nyeri
– Infus epidural yang kontinu, pemberian bolus tunggal ataupun ganda untuk rasa nyeri pascaoperasi, persalinan, atau nyeri kronis.
– Untuk analgesia epidural yang kontinu, levobupivacaine hydrocloride monohydrate dapat diberikan dengan kombinasi epidural fentanyl, morphine, atau clonidine.
Anak-anak
Levobupivacaine hydrochloride monohydrate diindikasikan pada anak-anak untuk analgesia infiltrasi (blokade ilioinguinal/iliohypogastric).

Dosis

0 SAMPAI 12 TAHUN
Anestesia pembedahan
Infiltrasi lokal (0,25%) 0,50 ml/kg/sisi atau (0,5%) 0,25 ml/kg/sisi

Dosis maksimum yang direkomendasikan untuk analgesik infiltrasi (blokade ilioinguinal-iliohypogastric) sebesar 1,25 mg/kg/sisi.

12 TAHUN KE ATAS
Anestesia pembedahan
- Epidural untuk bedah (0,5-0,75%) 10-20 ml [50-150 mg]
- Epidural untuk bedah Caesar (0,5%) 15-30 ml [75-150 mg]
- Saraf perifer (0,25-0,5%) 1-40 ml [maksimum 150 mg]
- Intratekal (0,5%) 3 ml [15 mg]
- Oftalmik (0,75%) 5-15 ml [37,5-112,5 mg]
- Infiltrasi lokal (0,25%) 1-60 ml [maksimum 150 mg]

Pengobatan nyeri
- Analgesik saat proses melahirkan (bolus epidural dengan 0,25%) 10-20 ml [25-50 mg]
- Analgesik saat proses melahirkan (infus epidural dengan 0,125%) 4-10 ml/jam [5-12,5 mg/jam]
- Nyeri pascaoperasi (infus epidural dengan 0,125%) 10-15 ml/jam atau (0,25%) 5-7,5 ml/jam [12,5- 18,75 mg/jam]

Dosis epidural hingga 375 mg pernah diberikan secara bertahap pada pasien selama prosedur pembedahan.

Dosis maksimum dalam 24 jam untuk blokade intraoperasi dan pengobatan nyeri pascaoperasi sebesar 695 mg.

Dosis maksimum yang diberikan untuk infus epidural pascaoperasi selama 24 jam sebesar 570 mg.

Dosis maksimum yang diberikan kepada pasien sebagai injeksi terfraksinasi sebesar 300 mg untuk blokade pleksus brakial.

Untuk bedah Caesar, dosis maksimum yang direkomendasikan sebesar 150 mg.

CARA PEMBERIAN
Injeksi cepat dengan volume yang besar dari larutan anestetik lokal harus dihindari dan dosis kecil (bertahap) harus selalu digunakan. Dosis dan kadar terkecil yang diperlukan untuk memberikan hasil yang diinginkan harus diberikan. Penggunaan levobupivacaine hydrochloride monohydrate tidak direkomendasikan lebih dari 24 jam.