Tablet Azomax

Dexa Medica

Komposisi

Azithromycin500 mg

Tiap Kemasan Berisi

1 kemasan blister sebanyak 10 tablet

Bentuk Sediaan

tablet

Bentuk sediaanTablet; salut

Rasa

Tidak ada

Klasifikasi W.H.O.

J01F

Tersedia Di

Indonesia

Peringatan

Alkohol

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use with alcohol has not been established. Please consult your doctor.

Mesin

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use while operating heavy machinery has not been established. Please consult your doctor.

Kehamilan

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use during pregnancy has not been established. Please consult your doctor.

Laktasi

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use during lactation has not been established. Please consult your doctor.

Indikasi

Azomax kapsul dan kaplet salut selaput diindikasikan untuk pengobatan infeksi ringan sampai sedang, yang disebabkan oleh strain mikroorganisme yang peka pada beberapa kondisi spesifik di bawah ini:
Infeksi saluran napas bagian bawah
Eksaserbasi bakteri akut pada penyakit paru obstruktif kronis yang disebabkan oleh Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis atau Streptococcus pneumonia. Pneumonia ringan hingga berat yang disebabkan oleh Streptococcus pneumonia atau Haemophilus influenza pada pasien rawat jalan yang menjalani terapi oral.
Infeksi saluran napas bagian atas
Sebagai alternatif terapi lini pertama pada faringitis akut/tonsilitis yang disebabkan oleh Streptococcus pyogenes yang terjadi pada pasien yang tidak dapat menggunakan terapi lini pertama.
Infeksi kulit dan jaringan lunak
Infeksi kulit dan jaringan lunak tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes atau Streptococcus agalactiae. Abses yang umumnya membutuhkan drainase.
Penyakit menular seksual
Non-gonococcal uretritis dan servisitis yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis. Azithromycin, sesuai dosis rekomendasi, tidak seharusnya dijadikan acuan untuk mengobati gonore atau sifilis. Penggunaan dosis tinggi antimikroba dalam waktu singkat untuk pengobatan non-gonococcal uretritis dapat menutupi atau menunda munculnya gejala perkembangan gonore atau sifilis. Pada saat mendiagnosis pasien dengan uretritis dan servisitis yang ditularkan secara seksual harus dilakukan tes serologi untuk sifilis dan kultur yang tepat untuk gonore. Apabila terjadi infeksi maka harus dilakukan terapi antimikroba yang tepat dan tes lanjutan untuk infeksi tersebut.
Tes kepekaan dan kultur yang tepat sebaiknya dilakukan sebelum pengobatan untuk menentukan organisme penyebab dan tingkat kepekaannya terhadap azithromycin. Terapi dengan azithromycin dapat dilakukan sebelum hasil tes diketahui. Apabila hasil tes telah tersedia maka pemberian terapi antimikroba harus disesuaikan.

Dosis

18 SAMPAI 65 TAHUN
AZOMAX harus diberikan dalam dosis tunggal harian. Periode pemberian dosis sehubungan dengan infeksi diberikan di bawah ini. AZOMAX dapat diberikan bersama atau tanpa makanan. Konsultasikan dengan dokter Anda setiap 2 minggu.

— Dosis yang diberikan untuk infeksi penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis, Haemophilus ducreyi, atau Neisseria gonorrhoeae:
1000 mg dosis tunggal harian

— Penggunaan bentuk sediaan untuk indikasi lain:
Dosis total sebesar 1500 mg yang diberikan dalam 500 mg per hari selama 3 hari. Sebagai alternatif lain, total dosis yang sama dapat diberikan selama 5 hari dengan ketentuan 500 mg pada hari pertama, kemudian 250 mg per hari pada hari kedua sampai kelima.

65 TAHUN KE ATAS
Dosis yang sama pada pasien dewasa digunakan untuk pasien lanjut usia.

PASIEN DENGAN GANGGUAN FUNGSI GINJAL
Tidak dibutuhkan penyesuaian dosis untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal ringan hingga sedang (GFR 10-80 ml/menit). Hati-hati pemberian azithromycin untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat (GFR ˂10 ml/menit)

PASIEN DENGAN GANGGUAN FUNGSI HATI
Dosis yang sama pada pasien dengan fungsi hati normal digunakan untuk mengobati pasien dengan gangguan fungsi hati ringan hingga sedang.