Tetes Oral Vometa

Dexa Medica

Komposisi

Domperidone5 mg

Tiap Kemasan Berisi

1 botol sebanyak 10 ml

Bentuk Sediaan

tetes oral

Bentuk sediaanTetes oral; larutan

Rasa

Tidak ada

Klasifikasi W.H.O.

A03F

Tersedia Di

Indonesia
Filipina
Myanmar
Kamboja

Peringatan

Alkohol

KONSULTASIKAN DENGAN DOKTER ANDASafety of this item for use with alcohol has not been established. Please consult your doctor.

Mesin

AMAN JIKA DIRESEPKANThis item is safe for use while operating heavy machinery.

Kehamilan

PERINGATANThis item may not be safe for use during pregnancy. Use with caution and after consultation with your doctor.

Laktasi

PERINGATANThis item may not be safe for use during lactation. Use with caution and after consultation with your doctor.

Indikasi

Sindrom dispepsia yang sering disertai dengan pengosongan lambung yang terlambat, gastroesophageal reflux dan esofagitis
– Rasa penuh pada epigastrium, rasa cepat kenyang, distensi abdomen
– Kembung, sendawa
– Mual dan muntah
– Heartburn dengan atau tanpa regurgitasi isi lambung ke mulut
Mual, muntah, sendawa karena berbagai sebab
– Intoleransi saluran pencernaan karena kemoterapi antikanker, digitalis, levodopa dan lain-lain termasuk radioterapi.
– Patologi organ-organ abdomen: gastrointestinal (gastroenteritis) hepatobilier, peritoneal, renal.
– Vometa tidak dianjurkan untuk digunakan pada anak-anak kecuali untuk mengatasi mual, muntah pada kemoterapi atau radioterapi kanker.

Dosis

18 TAHUN KE ATAS
Dosis efektif terendah untuk individual (biasanya 30 mg/hari) dan dapat ditingkatkan sampai dengan dosis maksimum 40 mg/hari.

Dispepsia kronik:
10 mg, 3 kali sehari, 15-30 menit, sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Mual dan muntah:
10 mg, 3-4 kali sehari, sebelum makan dan sebelum tidur malam.

0 SAMPAI 18 TAHUN
Anak-anak (mual dan muntah pada kemoterapi atau radioterapi):
2,5 mg per 10 kg berat badan, 3-4 kali sehari, sebelum makan dan sebelum tidur malam.

Penggunaan pada bayi/anak:
Dianjurkan untuk mendeterminasi pemberian dosis yang tepat dan ketat sesuai untuk bayi baru lahir, bayi dan anak kecil.

PENGGUNAAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN FUNGSI GINJAL
Karena sedikit sekali jumlah obat yang tidak diubah diekskresikan melalui ginjal, maka tidak perlu menyesuaikan dosis pada pasien insufisiensi ginjal. Oleh karena itu, pada pemberian berulang, frekuensi pemberian harus dikurangi menjadi sekali atau dua kali sehari tergantung dari beratnya gangguan dan juga dosis mungkin perlu dikurangi. Pada pasien yang diterapi dengan jangka panjang harus dimonitor teratur.