Hormoston

Indonesia • Dexa Medica

Indikasi

Tambahan untuk terapi penggantian estrogen
Termasuk kombinasi dengan terapi estrogen siklik.

Defisiensi progesteron
Pengobatan defisiensi progesteron seperti dismenore, endometriosis, amenore sekunder, perdarahan uterus disfungsional, sindrom pramenstruasi, ancaman keguguran (threatened abortion) dan keguguran berulan (habitual abortion) terkait dengan defisiensi progesteron yang telah terbukti, infertilitas karena kekurangan luteal.

Komposisi

Tiap tablet salut selaput mengandung:
Dydrogesterone 10 mg

Kemasan

Box, 1 blister x 20 tablet salut selaput

Bentuk Sediaan

Tablet

Klasifikasi ATC

G03D

Perhatian

Alat Berat
Aman Jika Diresepkan
Item ini aman digunakan saat mengoperasikan alat berat.
Masa Kehamilan
Aman Jika Diresepkan
Item ini aman digunakan selama masa kehamilan.
Menyusui
Tidak Direkomendasikan
Item ini tidak aman digunakan selama menyusui.
Perhatian
  • Sebelum memulai pengobatan dengan dydrogesterone untuk perdarahan abnormal, penyebab perdarahan harus diklarifikasi.
  • Pengobatan dengan dydrogesterone jarang dikaitkan dengan perubahan fungsi hati, terkadang disertai dengan gejala klinis. Oleh karena itu, dydrogesterone harus digunakan dengan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit hati akut atau riwayat penyakit hati selama tes fungsi hati gagal untuk kembali normal. Dalam kasus gangguan fungsi hari berat, pengobatan harus dihentikan.
  • Perdarahan di luar menstruasi dapat terjadi pada beberapa pasien. Namun, hal ini dapat dicegah dengan meningkatkan dosis.

Dosis

Tambahan untuk terapi penggantian estrogen

  • 10 mg sehari selama 10 hingga 12 hari per bulan memadai untuk sebagian besar pasien.
  • 20 mg sehari selama 10 hingga 12 hari per bulan digunakan hanya dalam keadaan perdarahan putus obat yang tidak dapat diterima.
  • Dalam kombinasi dengan terapi estrogen siklik, satu tablet salut selaput dydrogesterone 10 mg setiap hari selama 12-14 hari terakhir terapi estrogen.

 

Defisiensi progesteron

  • Dismenore: 10 mg dua kali sehari dimulai pada hari ke 5 hingga hari ke 25 dalam siklus.
  • Endometriosis: 10 mg dua kali sehari dari hari ke 5 hingga hari ke 25 dalam siklus atau secara terus menerus.
  • Amenore sekunder: estrogen sekali sehari dari hari ke 1 hingga hari ke 25 dalam siklus, dan HORMOSTON 10 mg dua kali sehari dari hari ke 11 hingga hari ke 25.
  • Dosis pada perdarahan uterus yang abnormal akibat ketidakseimbangan hormon tanpa adanya patologi organik (perdarahan fungsional) seperti fibroid submukosa atau kanker rahim.
    • Untuk menghentikan perdarahan fungsional: 10 sampai 20 mg (1 sampai 2 tablet salut selaput) satu atau dua kali sehari selama lima sampai sepuluh hari.
    • Untuk mencegah perdarahan hebat lebih lanjut: 10 hingga 20 mg (1 hingga 2 tablet salut selaput) satu atau dua kali sehari pada hari ke 11 hingga hari ke 24 dari siklus menstruasi dan diulang secara siklis sesuai kebutuhan.
  • Sindrom pramenstruasi: 10 mg dua kali sehari dari hari ke 12 hingga hari ke 26 dalam siklus.
  • Ancaman keguguran (threatened abortion): 40 mg sekaligus, kemudian 10 mg setiap delapan jam hingga gejala hilang
  • Dosis pada keguguran berulan (habitual abortion) terkait dengan defisiensi progesteron yang telah terbukti. Pengobatan harus dimulai sesegera mungkin, sebaiknya sebelum konsepsi. 10 mg dydrogesterone dua kali sehari diberikan dari hari ke 11 hingga hari ke 25 dalam siklus dengan pemberian terus-menerus setelah konsepsi. Pengobatan harus dilanjutkan bagaimanapun juga dengan pemberian terus-menerus setelah konsepsi. Bagaimanapun juga pengobatan harus dilanjutkan hingga minggu ke-20 kehamilan, kemudian dapat dikurangi secara bertahap.
  • Dosis pada infertilitas akibat insufisiensi luteal: 10 mg dydrogesterone dua kali sehari dari hari ke 11 hingga hari ke 25 dalam siklus. Pengobatan harus dilanjutkan setidaknya selama 6 siklus berturut-turut. Dianjurkan untuk melanjutkan pengobatan ini selama beberapa bulan pertama kemungkinan kehamilan, dengan dosis yang direkomendasikan untuk keguguran berulang (habitual abortion)
  • HORMOSTON tidak direkomendasikan untuk digunakan pada anak usia di bawah 18 tahun karena data mengenai keamanan dan efikasi tidak memadai.
* Informasi produk lebih lengkap, lihat leaflet dalam kemasan