Jakarta — Reputasi perusahaan tumbuh dari kerja yang konsisten. Ia dibangun melalui kemampuan membaca situasi, menyampaikan informasi secara jujur, menjaga kepercayaan, dan memastikan setiap pesan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Prinsip inilah yang dijalankan Corporate Communications Dexa Group dalam mendukung perjalanan perusahaan sebagai perusahaan kesehatan Indonesia yang terus bertumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Di tengah lanskap komunikasi yang bergerak cepat, percakapan publik dapat berkembang dalam hitungan menit. Isu hadir melalui berbagai kanal, ekspektasi pemangku kepentingan semakin tinggi, dan industri kesehatan menuntut standar komunikasi yang akurat, transparan, serta kontekstual.

Corporate Communications Dexa Group merespons dinamika tersebut dengan memperkuat cara kerja komunikasi secara menyeluruh, mulai dari komunikasi internal dan eksternal, media relations, social media communication, campaign management, komunikasi krisis, executive communication, pemantauan isu, hingga penguatan kanal owned media perusahaan.

Konsistensi tersebut mendapat pengakuan melalui CorComm Dream Team 2026 yang diselenggarakan oleh MIX MarComm, SWA Media Group. Dalam proses penjurian, Corporate Communications Dexa Group meraih skor 361,25 dengan predikat “Very Good”, berdasarkan penilaian terhadap strategi, kreativitas, inovasi, efektivitas komunikasi, dan dampak program yang dijalankan.

Bagi Corporate Communications Dexa Group, pengakuan ini menjadi validasi atas perjalanan membangun fungsi komunikasi yang semakin strategis bagi perusahaan. Corcom berperan dalam membantu organisasi membaca isu, memahami konteks, menyusun narasi yang tepat, dan menjaga konsistensi komunikasi di berbagai kanal.

Perubahan yang mendapat perhatian khusus dalam penjurian adalah pemanfaatan artificial intelligence dalam keseharian kerja tim. AI digunakan untuk mendukung analisis isu, pemantauan percakapan media dan media sosial, pengembangan insight, penyusunan narasi, creative production, serta evaluasi komunikasi secara lebih cepat dan terstruktur.

Dr. A. Edhy Aruman, Senior Editor SWA Media Group, menilai pemanfaatan artificial intelligence menjadi salah satu bentuk adaptasi penting dalam kerja komunikasi korporat.

“Pemanfaatan artificial intelligence menunjukkan kemampuan Dexa Group untuk beradaptasi dengan perkembangan komunikasi saat ini. Teknologi dapat memperkuat proses analisis isu, pengembangan insight, dan penyusunan narasi yang lebih relevan,” ujar Edhy.

Dalam presentasi penjurian, tim Corcom juga memaparkan pendekatan pengukuran berbasis kerangka AMEC serta model PESO untuk mengevaluasi kinerja komunikasi melalui kanal paid, earned, shared, dan owned media. Pendekatan ini memperkuat cara kerja komunikasi yang berbasis data, konteks, dan dampak.

Kristy Nelwan, Corporate Communications Director Unilever / Communication Expert, mengapresiasi fondasi komunikasi Dexa Group yang dinilai kuat dan memiliki ruang untuk terus diperluas melalui kanal digital.

“Dexa Group memiliki pondasi komunikasi yang kuat. Pendekatan ini dapat terus diperluas melalui kanal owned dan paid media agar edukasi kesehatan menjangkau audiens yang lebih luas dan komunitas digital yang relevan,” ujar Kristy.

Salah satu program yang dihadirkan sebagai ilustrasi dalam penjurian adalah Cek Segitiga, inisiatif edukasi dan skrining kesehatan gratis yang menjadi bagian dari kontribusi Dexa Group dalam mendorong kesadaran deteksi dini penyakit kronis. Program ini menjangkau 11.354 peserta, atau 227% di atas target, serta menghasilkan pemberitaan positif dan jangkauan digital yang terukur.

Cek Segitiga memperlihatkan bagaimana komunikasi berbasis komunitas, data, dan edukasi kesehatan dapat membantu menjembatani kontribusi perusahaan dengan kebutuhan masyarakat. Program ini menjadi salah satu contoh penerapan komunikasi yang relevan dengan konteks kesehatan publik.

Bagi Sonny Himawan, Head of Corporate Communications Dexa Group, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa reputasi tumbuh melalui konsistensi jangka panjang.

“Kepercayaan dibangun dengan konsistensi. Tugas Corporate Communications adalah memastikan setiap inovasi, kontribusi, dan nilai yang dimiliki Dexa Group dapat dipahami dengan jujur, relevan, dan kontekstual oleh masyarakat serta para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi korporat perlu dekat dengan realitas. Setiap pesan harus berangkat dari substansi, disampaikan dengan cara yang tepat, dan menjawab kebutuhan audiens sesuai konteksnya.

Pengakuan terhadap perjalanan komunikasi Dexa Group juga diperkuat melalui berbagai apresiasi lain, termasuk Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026, yang memberikan penghargaan terhadap sejumlah program komunikasi perusahaan seperti Pharma 360, Dexa News, Cek Segitiga, dan Campaign Cerminan Kualitas.

Bagi Corporate Communications Dexa Group, Corcomm Dream Team 2026 menjadi bagian dari perjalanan yang terus berlanjut: membaca situasi lebih awal, bekerja lebih terukur, beradaptasi dengan teknologi, dan membangun kepercayaan melalui komunikasi yang jujur, relevan, serta berdampak.

dexagroup championxcorcom 03 jpgx