JAKARTA – Selama lebih dari tiga dekade, Dexa Group konsisten berkontribusi menyediakan obat berkualitas bagi masyarakat Indonesia melalui Obat Generik Berlogo (OGB) Dexa. Kini, OGB Dexa memproduksi lebih dari 2 miliar unit per tahun dengan lebih dari 140 SKU untuk mendukung program JKN.
Kontribusi terhadap ketersediaan obat berkualitas dan terjangkau tersebut telah berlangsung sejak mulai diproduksi pada 1991. Pada tahun 1991, Dexa Medica merupakan perusahaan farmasi swasta pertama di Indonesia yang memproduksi OGB. Kontribusi tersebut terus diperkuat dengan adanya program pemerintah melalui Asuransi Kesehatan pada 2005 hingga Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 2014.
“Obat generik merupakan bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengobatan yang berkualitas dan terjangkau. Karena itu, kami terus menjaga kualitas produk, meningkatkan kapasitas produksi, serta memastikan ketersediaan OGB untuk mendukung kebutuhan sistem kesehatan nasional,” ujar Sales Director OGB Zeta PT Dexa Medica Bapak Jopie Johansyah.
Dari sisi produk, OGB Dexa memiliki identitas kemasan berwarna merah yang menjadi ciri khas sekaligus membantu masyarakat mengenali obat generik berlogo. Kualitas produk juga menjadi perhatian utama, termasuk melalui pemenuhan standar dan sertifikasi yang relevan. OGB Dexa juga telah memperoleh sertifikasi halal, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan produk yang memenuhi kebutuhan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Konsistensi selama lebih dari tiga dekade turut membangun reputasi OGB Dexa di pasar obat generik Indonesia. Dengan dukungan kapasitas produksi, portofolio lebih dari 140 SKU dengan beragam terapeutik area untuk JKN serta komitmen terhadap kualitas, OGB Dexa terus mengambil bagian dalam mendukung akses obat bagi masyarakat sekaligus keberlanjutan program kesehatan nasional.
Kontribusi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Dexa Group yang tangguh, adaptif, dan terus bertumbuh dalam menjalankan keahliannya untuk kesehatan, dengan menghadirkan produk yang dapat menjangkau kebutuhan masyarakat Indonesia secara lebih luas.

