Halal bukan hanya kewajiban, tetapi fondasi kepercayaan. Dari situlah Cerminan Kualitas dibangun. Menjelang implementasi wajib halal 2026, Dexa Group mengambil langkah nyata untuk memastikan setiap proses yang patuh dan mencerminkan kualitas yang terpercaya.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Komite Halal Dexa Group mengambil langkah konkret dengan memperkuat kolaborasi dan menyelaraskan strategi menghadapi implementasi kebijakan halal nasional. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan resmi ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Bogor pada Kamis (02/04/2026).
Mengusung tajuk “Silaturahmi Dexa Group & LPPOM”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi sekaligus membuka ruang diskusi strategis terkait dinamika regulasi halal, khususnya menjelang penerapan wajib halal pada Oktober 2026.
Kedatangan tim Komite Halal Dexa Group disambut langsung oleh Direktur Komersial dan Kemitraan LPPOM MUI, Dr. Ir. Muslich, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pandangan strategis mengenai pentingnya sinergi industri farmasi dan seluruh stakeholder terkait dalam menghadapi implementasi kebijakan wajib halal pada Oktober 2026.
Kesiapan Industri Implementasikan Kewajiban Halal
Bapak Muslich menegaskan bahwa kesiapan industri tidak cukup hanya pada pemenuhan dokumen. Kesiapan tersebut juga harus mencakup sistem yang kuat, sumber daya manusia yang kompeten, serta penguatan rantai pasok halal secara menyeluruh.
Beliau juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis. Di antaranya, pentingnya industri farmasi untuk benar-benar “siap” dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal, memperkuat pengelolaan supply chain termasuk supplier dan vendor, serta mendorong sosialisasi implementasi wajib halal secara lebih luas dan terstruktur.
Antusiasme Komite Halal Dexa Group terlihat melalui diskusi interaktif yang membahas berbagai aspek teknis dan praktik terbaik implementasi halal di sektor farmasi.
Dalam kesempatan tersebut, Corporate Quality Management Director sekaligus Ketua Komite Halal Dexa Group, Bapak Effendi, menegaskan bahwa sinergi dalam implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) merupakan hal yang sangat penting.
Bapak Effendi menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan pemahaman nyata kepada peserta terkait kondisi aktual serta tantangan implementasi regulasi halal di Indonesia, langsung dari perspektif lembaga pemeriksa halal.
Melalui kunjungan ini, Dexa Group menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pelopor dalam penerapan standar halal di industri farmasi nasional. Komitmen ini tidak hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk farmasi Indonesia, baik di pasar domestik maupun global.
Dengan semakin dekatnya tenggat implementasi wajib halal pada Oktober 2026, kolaborasi bersama LPPOM MUI menjadi semakin penting. Ke depan, sinergi ini akan terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan inovasi.
Karena pada akhirnya, halal bukan hanya tentang kepatuhan tetapi tentang membangun kepercayaan yang berkelanjutan.

